Langkah Mudah Mengetik Pakai Suara di Komputer. Jadi Nggak Capek, kan?

18-langkah-mudah-mengetik-pakai-suara-di-komputer-jadi-nggak-capek-ngetik-pakai-jari-lagi-deh 18-langkah-mudah-mengetik-pakai-suara-di-komputer-jadi-nggak-capek-ngetik-pakai-jari-lagi-deh

Sebagai pelajar, mahasiswa, atau pekerja kantoran tentu kita akrab dengan yang namanya aktivitas ketik-mengetik. Apalagi di zaman serba digital ini, hampir semua aktivitas manusia sekemudian mengandalkan teknologi, termasuk mengetik pakai keyboard di komputer atau laptop tadi. Mau mengerjakan tugas, skripsi, atau melahirkan surat dan memo-memo penting, semua pakai komputer, mungkin lebih spesifik lagi: Microsoft Word.

Mengetik di Microsoft Word memang memudahkan, tentunya kalau dibandingkan dengan menulis pakai tangan. Tapi semakin ke sini, kok rasanya jari-jari dan tangan makin sering kram dan pegal-pegal ya setiap habis mengetik? Sebetulnya wajar saja hal itu terjadi, terlebih kalau kita sehari-hari memang rutin berkutat dengan aktivitas mengetik. Yang jadi macela adalah ketika pekerjaan masih menumpuk, tapi tangan sudah pegal setengah berlalu pergi. Hmm, tenang, tenang, soal ini kamu nggak perlu khawatir lagi. Karena mengetik ternyata bisa dilakukan pakai suara, lo! Kalau penasaran, simak langkah mudahnya ini deh..

1. Pertama, kamu perlu memastikan dulu kalau komputer atau laptopmu ada microphone-nya. Kalau nggak ada, mungkin kamu bisa memasang device terpisah

2. Selanjutnya, aktelseif aplikasi “Windows Speech Recognition“. Biar lebih Gesit, tinggal ketikkan saja aplikasi yang dimaksud di kotak pencarian, terus aktelseif deh

3. Untuk Windows 7, kamu bisa buka menu “Start” lintas masuk “All Programs” >> “Ease of Access” >> “Windows Speech Recognition

4. Nah, kalau aplikasi sudah terbuka, kamu bisa buka aplikasi pengolah kata seperti Microsoft Word atau Notepad, Bertara kebutuhanmu

5. Kalau sudah siap bicara, tinggal klik “Start Listening” atau tekan logo microphone. Tes dulu dengan mengatakan sesuatu, kalau kata-kata yang kamu sebut langsung muncul di sana, berarti mic dan aplikasinya sudah bekerja dengan betul

6. Selain cara di atas, kamu juga bisa mencoba cara lain seperti yang sempat disampaikan pengguna Twitter @bellisaagnes ini. Kalau Mbak Agnes ini pakai fitur yang tersedia di Google Document, aktelseifn di Microsoft Word langsung

7. Caranya, ungkap link https://docs.google.com/document terlebih dahulu. Nanti kamu akan diminta login pakai akun Google. Masukkan saja email dan password di kotak yang tersedia

8. Selanjutnya akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini. Tinggal klik tanda “+” yang artinya memulai dokumen baru

9. Nah, di deretan menu atas, kamu akan menemukan tulisan “Add-ons“. Klik menu tersebut, lantas pilih “Get add-ons

10. Jangan kaget kalau kamu menemukan rekomendasi add-ons dari Google. Ajujuran saja dan langsung ketik “Speech Recognition” di kolom ‘Search add-ons

11. Kalau sudah, di layar akan muncul add-ons yang kita cari, tinggal klik tulisan “+ free” yang warna biru itu aja. Sebelum download, kamu akan diminta memasukkan/memilih akun Google lagi. Pilih Berimbang yang tadi kamu masukkan di tahap awal

12. Selanjutnya akan muncul semacam perjanjian gitu, baca dulu sebentar, kalau sudah putus kata klik tulisan “Allow” di bagian bawah

13. Setelah itu bakal muncul pop up di menu add-ons. Kamu tinggal klik aja di menu add-ons itu, pilih “Speech Recognition SoundWriter” lantas klik “Start

14. Nah, nanti di sisi kanan akan muncul boks seperti di gambar berikut ini

15. Sebelum mulai bicara, jangan lupa klik ikon bahasa untuk memilih Bahasa Indonesia

16. Kalau sudah, baru deh kamu bisa mulai mengetik pakai suara. Kalau mau merekam jangan lupa pencet simbol warna merah dulu ya

17. Setelah tombol warna merah di pencet, biasanya akan muncul pop-up seperti di bawah ini. Artinya semacam minta izin buat menggunakan fitur microphone di komputer atau laptopmu. Nggak perlu bingung, tinggal klik “Allow” aja

18. Kalau saat kamu bicara ada grafik berguncang-gerak di bawah logo ganti bahasa, artinya suaramu sudah bisa dikenali. Nanti kata-kata yang kamu ucapkan akan terketik rapi di dokumen!

19. Jika sudah selesai, kamu bisa menyalin pekerjaanmu ke Microsoft Word, atau kalau mau diemail langsung juga bisa kok

Nah, gimana? Gampang banget, kan! Eh, tapi satu hal yang perlu diingat, jangan sampai kamu bicaranya terlantas Tangkas seperti ngobrol biasa dengan teman ya. Perhatikan kejelasan dan intonasinya. Alon-alon asal kelakon hehehe~